Penulis : Sai Kuze
Prolog
Di kegelapan malam yang sunyi pada distrik pertokoan yang hanya tersinari cahaya rembulan, kesunyian pada distrik pertokoan itu layaknya sebuah kota mati.
Tidak ada jendela yang terlihat memancarkan cahaya, bahkan semua kristal lampu jalananpun tidak ada yang memancarkan sinarnya.
Pada suasana mencekam di distrik itu terlihat siluet perempuan berlari dengan seluruh kekuatan yang dia punya.
Prolog
Di kegelapan malam yang sunyi pada distrik pertokoan yang hanya tersinari cahaya rembulan, kesunyian pada distrik pertokoan itu layaknya sebuah kota mati.
Tidak ada jendela yang terlihat memancarkan cahaya, bahkan semua kristal lampu jalananpun tidak ada yang memancarkan sinarnya.
Pada suasana mencekam di distrik itu terlihat siluet perempuan berlari dengan seluruh kekuatan yang dia punya.
